Tana Toraja, Sulawesi Selatan

Gianyar, 14/9 (Antara) - Sebanyak 350 peserta Pertemuan Tahunan Dana Moneter Internasional (IMF)-Bank Dunia (WB) di Pulau Dewata, 8-14 Oktober 2018, akan mengunjungi Taman Nusa di Kabupaten Gianyar.

Taman Nusa merupakan sebuah taman miniatur Indonesia dengan berbagai rumah adat dan kebudayaan dari berbagai daerah di Indonesia.

“Yang sudah konfirmasi hingga hari ini, 350 orang peserta Pertemuan Tahunan IMF dan Bank Dunia 2018 akan mengunjungi Taman Nusa di sela-sela pertemuan. Dan akan bertambah terus nantinya. Mereka dari berbagai negara. Pertemuan IMF dan Bank Dunia di Bali diperkirakan akan dibanjiri sekitar 15.000 peserta,” kata Manajer Umum Taman Nusa, I Nyoman Murjana di Gianyar, Jumat.

Taman Nusa, lanjut Murjana, bisa menjadi salah satu destinasi untuk wisata para peserta dan delegasi IMF dan Bank Dunia selama mereka di Pulau Dewata Bali, sehingga mereka mendapat pengetahuan menyeluruh tentang budaya dari berbagai etnis Indonesia dengan cara yang menarik dan interaktif sambil menikmati suasana alam Pulau Bali.

Menurut I Nyoman Murjana, pengelola taman miniatur Indonesia itu telah menyiapkan Parade Budaya Nusantara untuk menyambut para tamu delegasi IMF dan Bank Dunia.

Parade Nusantara adalah acara sambutan bagi para tamu di Taman Nusa yang berisi berbagai macam tarian, kesenian dari Nusantara. Mulai dari Bali, Tari Yamko Rambe Yamko (Papua), Tari Pa-Gellu adalah salah satu tarian tradisional masyarakat Suku Toraja di Sulawesi Selatan asal Atto Sakmiwata Sampetoding pemilik Blog ini, kemudian tari tradisonal, TorTor Batak Toba, Sumatera Utara dan dari Jawa Barat adalah Tari Jaipong dan permainan angklung.

“Paket parade ini sudah dimulai sejak dua tahun yang lalu dan mendapat apresiasi yang sangat bagus dari wisatawan asing khususnya wisman asal China. Kami berharap ke depan Parade Budaya Nusantara ini bisa menjadi salah satu paket yang diminati oleh wisatawan domestik dan juga mancanegara yang datang ke Bali,” tambah dia.

“Hari ini ada sekitar 1.200 turis asal China yang datang ke Taman Nusa dan disambut dengan Parade Nusantara,” kata Murjana.

Para turis China tampak senang disambut dengan tarian kesenian Indonesia dari berbagai etnis dan suku bangsa. Setelah Parade Nusantara tampil, para turis China tampak berebut foto dengan para penarinya. Banyak turis China berjoget saat mendenarkan permainan angklung. Mereka benar-benar menikmati kesenian Indonesia.

Parade Nusantara itu melibatkan ratusan seniman dari berbagai daerah adalah Seniman Taman Nusa yang didukung oleh Sanggar Tari dan beberapa Sekolah/SMK di Gianyar, Bangli dan Klungkung.